Desa Gadingkembar merupakan salah satu desa yang terletak di sebelah timur kecamatan jabung kabupaten Malang. Desa ini disebut Desa GADINGKEMBAR dikarenakan pada jaman dahulu menurut berbagai sumber yang di dapat dari para sesepuh Desa yang berusia kurang lebih dari 100 tahun dan masih hidup, di dapat terdapat keterangan bahwa saat itu terdapat 2 orang pendatang yang konon mereka berasal dari MENTARAM dan PEKALONGAN yang sama sama melakukan babat luas untuk dijadikan sebuah pemukiman dari peristiwa tersebut diperoleh keterangan bahwa kedua orang btersebut menemukan GADING GAJAH di tempat yang berbeda, setelah dipertemukan ternyata gading gajah tersebut tidak ada bedanya atau disebut kembar. Berawal dari itulah makan Desa ini dinamakan Desa GADINGKEMBAR.
Kemudian di dapat pula keterangan bahwa sebelum GADINGKEMBAR berdiri konon menurut cerita dari para sesepuh terdapat sebuah pemerintahan di desa yang dipusatkan di Gasek Kulon dengan seorang Kepala Desa bernama pak Karja. Disamping itu juga terdapat pemerintahan Desa yang terletak di Gading dan dipimpin oleh seorang Kepala Desa bernama pak Dasud, satu lagi terdapat pusat Pemerintahan yang dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang bernama pak Garmo. Di daerah it terdapat di Dempok, pada masa itu jabatan Kepala Desa bisa digantikan secara turun menurun.
Setalah pak Karja meninggal digantikan oleh anaknya yang bernama pak Tijah kemudian digantikan oleh saudaranya yang bernama pak Amir, kemudian digantikan lagi oleh saudaranya yang bernama pak Jiman. Konon pada masa kepemimpinan pak Jiman inilah yang menyatukan daerah kekuasaan mereka menjadi sebuah desa yaitu Desa GADINGKEMBAR yang terdiri dari 4 Dusun yaitu Dusun Gasek Kulon, Dusun Gasek Wetan, Dusun Gading dan Dusun Dempok, hingga pada akhirnya pak Jiman meninggal dunia lalu Jabatan Kepala Desa digantikan oleh pak Sukanah yang menjabat selama 5 tahun . selanjutnya pak Asrop selama 1 tahun, kemudian digantikan lahi oleh pak Dahun yang menjabat sekitar 27 Tahun kemudian pada masa penjajahan jabatan Kepala Desa di pegang oleh pak Damun yang merupakan anak dari pak Jiman.
Mantap
BalasHapus